Mengenal Alat-alat Yang Digunakan Untuk Membatik

Bogorklik.com – Kerajinan batik merupakan salah satu kebanggaan bangsa Indonesia.Hampir setiap daerah di Indonesia memiliki kerajinan batik. Pada umumnya proses membatik setiap daerah sama saja. Dikutip situs resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), berikut cara-cara dalam membuat batik.

Baca Juga : 8 Model Pintu Rumah Minimalis 2 Pintu Terbaru 2022

Alat Dan Bahan Membuat Batik

Alat dan bahan yang diperlukan dalam membuat Batik Tulis.

Alat Membuat Batik, yakni:

  • Kain mori (bisa terbuat dari sutra atau katun)
  • Canting sebagai alat pembentuk motif,
  • Gawangan (tempat untuk menyampirkan kain)
  • Lilin (malam) yang dicairkan
  • Panci dan kompor kecil untuk memanaskan
  • Larutan pewarna

Berikut penjelasannya:

Kain Mori

Kain yang digunakan untuk membuat batik pada awalnya menggunakan hasil hasil tenunan sendiri.

Kain putih import baru dikenal sekitar abad ke-19, sekarang ini bisa dengan mudah mendapatkan kain putih dengan harga terjangkau. Jenis kain yang dapat digunakan pun beraneka ragam, dari jenis kain mori sampai jenis sutera.

Canting

Canting merupakan alat pembuatan motif. Alat ini berfungsi semacam pena yang diisi lilin malam sebagai tinta.

Bentuk canting beraneka ragam, dari yang berujung satu hingga beberapa ujung.

Canting yang memiliki beberapa ujung berfungsi membuat titik dalam sekali sentuhan. Sedangkan canting yang berujung satu berfungsi untuk membuat garis, lekukan dan sebagainya.

Canting terdiri dari tiga bagian. Pegangan canting terbuat dari bambu. Terdapat mangkuk sebagai tempat lilin malam, serta ujung yang berlubang sebagai ujung pena tempat.

Gawangan dan Lilin malam

Gawangan adalah tempat untuk menyampirkan kain yang dipakai untuk membuat batik. Lilin sebelum digunakan dicairkan terlebih dahulu dengan cara dipanaskan di atas kompor.

Lilin malam dalam proses pembuatan batik berfungsi untuk menahan warna agar tidak masuk ke dalam serat kain.

Panci, kompor dan larutan pewarna

Panci dan kompor dipakai untuk memanaskan. Pewarna batik yang digunakan berasal dari bahan-bahan yang ada ditiap daerah. Sehingga pewarna yang dipakai tiap daerah berbeda-beda.

Tahapan membatik

Ada beberapa tahapan untuk membuat batik, yakni:

  • Langkah pertama membuat desain batik pada kain mori atau disebut molani.┬áMembuat design atau motif ini dapat menggunakan pensil.
  • Setelah selesai membuat motif selanjutnya melukis dengan lilin malam menggunakan canting dengan mengikuti pola.
  • Tahap selanjutnya menutup dengan lilin malam pada bagian-bagian yang akan tetap berwarna putih. Canting pada bagian halus atau untuk bagian berukuran besar.
  • Proses pewarnaan pertama pada bagian yang ditutup oleh lilin dengan mencelupkan kain pada warna
  • Setelah dicelupkan, kain di jemur dan dikeringkan.
  • Setelah kering kembali melakukan proses pembatikan yangitu melukis dengan lilin malam. Itu memakai canting buat menutup bagian yang akan tetap dipertahankan pada pewarnaan yang pertama.
  • Selanjutnya proses pencelupan warna yang kedua.
  • Selanjutnya menghilangkan lilin malam dari kain dengan cara meletakkan kain tersebut dengan air panas di atas tungku.
  • Setelah bersih dari lilin dan kering, kembali proses pembatikan dengan penutupan lilin (menggunakan alat canting)untuk menahan warna pertama dan kedua.
  • Proses membuka dan menutup lilin malam dilakukan berulang kali.
  • Proses selanjutnya nglorot, kain yang telah berubah warna direbus air panas. Tujuannya menghilangkan lapisan lilin dan motif terlihat jelas.
  • Proses terakhir mencuci kain batik mengeringkan dengan menjemurnya sebelum dapat digunakan dan dipakai.